Ubuntu 10.10 Release Candidate Akan Datang

Ubuntu mengeluarkan versi Release Candidate (RC) dari sistem operasi Ubuntu 10.10 Ubuntu (Maverick Meerkat) yang akan datang. Rencananya, sistem operasi berbasis Linux Distribution ini akan dirilis pada 10 Oktober 2010. Ubuntu 10.10 Release Candidate hadir dengan versi final dengan peningkatan pada 2.32.0 desktop GNOME. Paket-paket kernel yang telah diperbarui ke versi 2.6.35-22.23, berdasarkan kernel Linux 2.6.35.3.

Pada pengembangan terakhir dari sistem operasiUbuntu10.10,pengembang merekomendasikan ini pada setiap orang untuk mendapatkannya dan mengujinya. Ini hampir sama dengan versi terakhir, yang akan dirilis dalam dalam beberapa waktu kedepan. Shotwell sekarang tampil dengan gambar default dan editor yang akan menggantikan F-Spot. Juga, Gwibber menerima dukungan untuk sistem otentikasi Twitter baru, dan perbaikan lainnya. Sound Indikator applet telah sangat ditingkatkan untuk menyertakan kontrol untuk pemutar musik. Selain itu terdapat Ubuntu Software Center yang akan membantu pengguna mendapatkan perangkat lunak yang diinginkan untuk sistem operasi Ubuntu 10.10.

Versi Release Candidate Kubuntu 10.10 dibangun di atas KDE Software, Kompilasi 4.5.1 yang membawa banyak fitur menarik. PulseAudio sekarang menampilkan server suara default dan Global Menu telah ditetapkan secara default untuk Plasma Netbook. Selain itu, Rekonq merupakan browser default yang dapat digunakan serta Ubiquity installer telah dirubah. Pengguna yang ingin mencoba langsung Ubuntu 10.10 dapat mengunduhnya melalui laman resmin Ubuntu.

Sumber: beritanet.com

pen XC mini MP55 Terbaru dengan Prosesor Intel Core i7

AOPEN XC’s MP55 mini adalah versi terbaru dari seri mini XC dan merupakan salah satu PC desktop terkecil di dunia. Dibangun pada chipset HM55 terbaru Intel dan dilengkapi dengan kinerja prosesor Intel Core yang baru i7/i5/i3 , MP55 memberikan terobosan kinerja dan respon yang luar biasa.

PC Mini ini merupakan sistem multimedia terkecil dunia yang memiliki native support untuk Blu-ray serta blu-ray HD Video playback serta mendukung DisplayPort interface sampai resolusi 2560×1600.

XC mini MP55 sepenuhnya mendukung chipset Intel HM55 dengan HD Graphics (asli DirectX 10 support) sedangkan CPU i7/i5/i3 dilengkapi dengan Intel Quick Path Interconnect teknologi yang menyediakan sampai 6.4GT / s kecepatan memori CPU transfer . Sebagai hasil dari gabungan teknologi Intel Turbo Boost dan teknologi Hyper-Threading yang memaksimalkan kinerja untuk mencocokkan beban kerja Anda, Anda akan mengalami kinerja maksimum untuk semua yang Anda lakukan. Fitur seperti ini membuat XC mini MP55 PC yang kompak namun kuat. Selain itu, slot opsional-in optical drive (drive super multi atau DVD), Bluetooth, jaringan nirkabel, dan IR dengan remote kontrol membuat komputer ini makin canggih saja.

AOPEN XC mini MP55 dapat memutar video Full HD 1080P yang memberi Anda kinerja pengolahan garis mantap untuk menaikkan efisiensi kerja dan efek presentasi yang terbaik. Sementara itu, MP55 juga sesuai dengan standar eco-perlindungan terbaru dan fitur penghematan daya beradaptasi. Dengan demikian, AOPEN’s MP55 mini XC adalah pilihan terbaik Anda akan ingin membuat karena ukurannya yang kecil, dengan kemampuan desktop PC berkinerja tinggi tapi tetap tenang.

Sumber: beritateknologi.com

Misteri Kode '19790509' di Virus Stuxnet

Virus Stuxnet sejak September lalu, telah menjadi pembicaraan hangat sejumlah ahli keamanan komputer dunia. Stuxnet diketahui mengancam sejumlah komputer di sejumlah negara khususnya Iran.

Virus komputer tersebut disebut-sebut dapat mengambil alih dan mengendalikan proyek nuklir Iran secara jarak jauh. Virus yang disebut Stuxnet mempunyai tingkat kecanggihan yang berbeda dengan virus lainnya ini, menurut para peneliti mungkin saja dibuat oleh sebuah organisasi yang dsokong oleh pemerintah Amerika Serikat dan Israel. Benarkah Israel berada dibalik virus tersebut.

Misteri mengenai siapa dibalik pengembangan virus tersebut sedikit demi sedikit mulai terkuak. Sebelumnya, Frank Rieger Kepala teknologi GSMK, pembuat ponsel dienkripsi, mensinyalir kode-kode virus tersebut terkait dengan Yahudi. Karena memuat sejumlah kode seperti 'Myrtus'. Kata-kata tersebut merujuk pada kitab Ester dalam kisah perjanjian lama dalam kitab suci.

Hufftington, Minggu (3/10/2010), melansir sebuah laporan yang memperkuat dugaan bahwa Stuxnet memang terkait dengan kelompok Yahudi. Kelompok peneliti keamanan asal Vancouver, Kanada kini menemukan kode 19790509 dalam bahasa yang terdapat dalam virus tersebut.

Lantas apa arti angka tersebut, menurut mereka angka tersebut bila dibalik akan menunjukkan sebuah tanggal, yakni 09-05-1979 atau 9 Mei 1979. Tanggal tersebut bagi komunitas Yahudi di Iran merupakan tanggal yang dianggap bersejarah.

Pada tanggal tersebut, pimpinan komunitas Yahudi di Iran sekaligus pebisnis ternama Iran Habib Elghanian, dihukum mati oleh pemerintah berkuasa Iran saat itu.

"Tanggal 9 Mei 1979 adalah peristiwa bersejarah Habib Elghanian dieksekusi oleh regu tembak di Teheran. Ia adalah orang Yahudi pertama dan mendorong eksodus 100.000 orang anggota komunitas Yahudi Iran keluar negara tersebut," tulis laporan tersebut.

Elghanian dihukum mati pemerintah Iran karena tuduhan korupsi dan bersekutu dengan negara-negara yang dianggap musuh Iran. Elghaian kerap melakukan kontak dengan negara Zionis Israel.

Hingga saat ini memang belum diketahui apakah motif serangan virus Stuxnet tersebut terkait dengan pembalasan dendam komunitas Yahudi Iran. Tapi peneliti menduga kuat arah serangan terkait dengan hal tersebut. "Ini baru spekulasi," tulis laporan para peneliti.

Google Munculkan Format Gambar Pengganti "JPEG"


Mulai dari pencarian, browser, sistem operasi hingga ponsel telah dihadirkan oleh Google. Kini, perusahaan asal Mountain View itu memunculkan sebuah format gambar.

Format bernama WebP itu, secara teori, bisa menggantikan format JPEG. Menurut Google, ukuran file WebP menunjukkan penurunan yang cukup signifikan dibandingkan JPEG. Sedangkan dari sisi kualitas tak terlalu berbeda.

Hasil uji Google, menyebutkan penurunan ukuran gambar rata-rata mencapai 39 persen.

WebP menggunakan metode kompresi yang sama dengan yang digunakan pada codec video VP8. "Kami menerapkan teknik dari intra frame coding di codec VP8 yang digunakan untuk kompresi frame," ujar Richard Rabbat, product manager di Google.

Untuk containernya, Google menggunakan teknologi yang hanya mengambil ukuran 20 byte per gambar. Meski kecil, lanut Rabbat, container itu cukup untuk menyimpan metadata yang dibutuhkan.

Ars menyebutkan, Google mendapatkan codec VP8 setelah membeli perusahaan bernama On2 pada 2009. Implementasi standar VP8 telah di-opensource-kan oleh Google hingga melahirkan format multimedia bernama WebM.

Meski menjanjikan, penerapan teknologi ini secara praktis harus menunggu dukungan dari browser. Chrome, browser buatan Google, akan mendukung WebP pada versi yang akan datang.

Selain itu, Google telah membuat sebuah patch untuk WebKit. Teknologi WebKit digunakan untuk rendering layout dan halaman web pada Safari, Chrome hingga BlackBerry.

Ingin melihat contoh gambar WebP? Lihat galerinya di Code.Google.com.

Sumber: detikinet.com

Followers

Club Cooee
rachmanda by Informatika