Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan

Proses Booting Pada Linux Dan Windows

LINUX

Sebagai pengguna linux, mungkin sebagian besar dari kita tidak perduli dengan apa yang terjadi ketika booting linux berlangsung. Padahal, di dalam booting kita bisa melihat tentang sistem linux yang kita gunakan, bisa mengubah password, backup dan restore database, dan sebagainya. Maka dari itu tutorial ini mencoba menjelaskan apa yang terjadi di dalam linux ketika peristiwa booting itu berlangsung.
II.Urutan Booting
Secara ringkas, urutan booting pada linux bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

1. BIOS: Basic Input/Output System merupakan interface level paling bawah yang menghubungkan antara komputer dan periperalnya. BIOS melakukan pengecekan integritas memori dan mencari instruksi pada? Master Boot Record (MBR) yang terdapat pada floppy drive atau harddisk.

2. MBR menjalankan boot loader. Di linux, boot loader yang sering dipakai adalah LILO (Linux Loader) dan GRUB (GRand Unified Boot loader). Pada Red Hat dan Turunannya menggunakan GRUB sebagai boot loader.

3. LILO/GRUB akan membaca label sistem operasi yang kernelnya akan dijalankan. Pada boot loader inilah sistem operasi mulai dipanggil. Untuk mengkonfigurasi file grub, buka filenya di /boot/grub/grub.conf

Macam-Macam Hardware

Secara fisik, Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem. Sistem adalah komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Apabila salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak berfungsinya suatu komputer dengan baik. Komponen komputer ini termasuk dalam kategori elemen perangkat keras (hardware).

Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer dibagi menjadi :

1. input divice (unit masukan)
2. Process device (unit Pemrosesan)
3. Output device (unit keluaran)
4. Backing Storage ( unit penyimpanan)
5. Periferal ( unit tambahan)

komponen dasar komputer yang terdiri dari input, process, output dan storage. Input device terdiri dari keyboard dan mouse, Process device adalah microprocessor (ALU,Internal Communication, Registers dan control section), Output device terdiri dari monitor dan printer, Storage external memory terdiri dari harddisk, Floppy drive, CD ROM, Magnetic tape. Storage internal memory terdiri dari RAM dan ROM. Sedangkan komponen Periferal Device merupakan komponen tambahan atau sebagai
komponen yang belum ada atau tidak ada sebelumnya. Komponen Periferal ini
contohnya : TV Tuner Card, Modem, Capture Card.

Pengertian Booting

Booting untuk mengaktifkan komputer, minimal dibutuhkan tiga komponen, yaitu hardware, software dan user (brainware). Hardware merupakan perangkat keras yang terdiri dari CPU, Keyboard, dan perangkat pendukung lainnya. Software adalah program yang mendukung untuk operasional hardware. Sedangkan, user atau brainware adlah pengguna komputer. Langkah awal dalam mengoperasikan komputer adalah proses booting. Booting adalah proses pemasukan arus listrik kedalam peralatan komputer sehingga komputer dapat berkomunikasi dengan pengguna. Tahap awal proses booting yang dilakukan oleh sistem operasi adalah bootstrap loader yang bertujuan untuk melacak semua I/O yang terpasang pada komputer.

Macam-macam booting:
A. Cold Bootingcold booting adalah proses booting saat komputer yang tadinya mati harus lebih dahulu menghidupkan power.langkah-langkah melakukan cold booting :

1. 1.pastikan bahwa kabel pada power suply atau listrik sudah terpasang dengan baik.
2. 2.hidupkan monitor dengan menekan tombol power pada monitor,biasanya ada pada bagian bawah monitor.
3. 3.tekan tombol power pada bagian depan CPU.
4. 4.klik tombol start.
5. 5.klik turn off komputer


B.Warm Bootingadalah booting komputer dalam keadaan hidup.cara untuk melakukan warm booting antara lain mengikuti langkah-langkah (4 dan 5 diatas).

Media Transmisi

Media transmisi
media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data.

Kegunaan Media Transmisi
Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.

Karakteristik media transmisi ini bergantung pada:
* Jenis alat elektronika
* Data yang digunakan oleh alat elektronika tersebut
* Tingkat keefektifan dalam pengiriman data
* Ukuran data yang dikirimkan

Jenis-Jenis Media Transmisi
1. Guided Transmission Media
Guided transmission media atau media transmisi terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem kabel.
1. Twisted Pair Cable
2. Coaxial Cable
3. Fiber Optic

2. Unguided Transmission Media
Unguided transmission media atau media transmisi tidak terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem gelombang.

Penamaan DNS ( Domain Name Service)

Domain Name Service (DNS)
Untuk mengidentifikasi suatu entitas, internet menggunakan alamat IP, yang secara unik mengidentifikasi koneksi dari host ke Internet. Namun, orang lebih suka menggunakan nama daripada alamat numerik. Oleh karena itu, kita membutuhkan sebuah sistem yang dapat memetakan nama ke alamat atau alamat untuk nama. Ketika Internet kecil, pemetaan dilakukan menggunakan file host. File tuan rumah hanya memiliki dua kolom: satu untuk nama dan satu untuk alamat. Setiap host dapat menyimpan file host pada disk dan memperbaruinya secara berkala dari file host master. Ketika sebuah program atau pengguna ingin untuk memetakan nama ke alamat, host berkonsultasi dengan file host dan menemukan pemetaan.

Hari ini, adalah mustahil untuk memiliki satu file host setiap berhubungan satu nama, dan sebaliknya. File tuan rumah akan terlalu besar untuk menyimpan di setiap host. Selain itu, tidak mungkin untuk memperbarui semua file host di dunia setiap kali ada perubahan. Salah satu solusi adalah dengan menyimpan file seluruh host dalam satu komputer dan memungkinkan akses ke informasi yang tersentralisasi untuk setiap komputer yang membutuhkan pemetaan, tetapi kita tahu bahwa ini akan menciptakan sejumlah besar lalu lintas di Internet. Solusi lain, yang digunakan saat ini salah satu, adalah untuk membagi ini sejumlah besar informasi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan menyimpan setiap bagian pada komputer yang berbeda. Dalam metode ini, host yang perlu pemetaan dapat menghubungi komputer terdekat memegang informasi yang dibutuhkan. Metode ini digunakan oleh Domain Name System (DNS).

Nama Ruang
Nama ditugaskan untuk mesin harus hati-hati dipilih dari ruang nama dengan kontrol penuh atas pengikatan antara nama dan alamat IP. Nama harus unik karena alamat yang unik. Sebuah ruang nama yang memetakan setiap alamat ke nama yang unik dapat diatur dalam dua cara: datar atau hirarkis.

Pengertian IGRP Dan EIGRP


IGRP merupakan hasil pengembangan dari routing ptotokol pendahulunya yaitu IGRP yang keduanya adalah routing pengembangan dari CISCO. Pengembangan itu dihasilkan oleh perubahan dan bermacam-macam tuntutan dalam jaringan.Skala jaringan yang besar. EIGRP menggabungkan kemampuan dari Link-State Protokol dan Distance Vector Protokol, terlebih lagi EIGRP memuat beberapa protocol penting yang secara baik meningkatkan efisiensi penggunaannya ke routing protocol lain.

EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol) adalah routing protocol yang hanya di adopsi oleh router cisco atau sering disebut sebagai proprietary protocol pada CISCO. Dimana EIGRP ini hanya bisa digunakan sesama router CISCO saja dan routing ini tidak didukung dalam jenis router yang lain.

EIGRP sering disebut juga hybrid-distance-vector routing protocol, karena cara kerjanya menggunkan dua tipe routing protocol,yaitu
Distance vector protocol dan Link-State protocol, Dalam pengertian bahwa routing EIGRP sebenarnya merupakan distance vector protocol tetapi prinsip kerjanya menggunakan links-states protocol.sehingga EIGRP disebuat sebagai hybrid-distance-vector,mengapa dikatakan demikian karena prinsip kerjanya sama dengan links-states protocol yaitu mengirimkan semacam hello packet.

Perbandingan IGRP dan EIGRP

Perbandingan (bukan perbedaan) antar IGRP dan EIGRP di bagi menjadi beberapa kategori:

a. Compability mode
EIGRP menawarkan mendukung multiprotocol sedangkan pada igrp tidak mendukung multiprotocol.

b. Metric calculation
metric calculation adalah penghitungan metric EIGRP dan IGRP dari hasil perhitungan metric tadi maka EIGRP dan IGRP akan memilih sebuah jalur yang dianggap paling efisief untuk menuju ke network tujuan.

Pengertian BGP(Exterior Gateway Protocol)

Border Gateway Protocol disingkat BGP adalah inti dari protocol routing internet. Protocol ini yang menjadi backbone dari jaringan Internet dunia. BGP adalah protokol routing inti dari Internet yg digunakan untuk melakukan pertukaran informasi routing antar jaringan. BGP dijelaskan dalam RFC 4271 RFC 4276 menjelaskan implementasi report pada BGP-4, RFC 4277 menjelaskan hasil ujicoba penggunaan BGP-4. Ia bekerja dengan cara memetakan sebuah tabel IP network yang menunjuk ke jaringan yg dapat dicapai antar Autonomous system (AS). Hal ini digambarkan sebagai sebuah protokol path vector. BGP tidak menggunakan metrik IGP (Interior Gateway Protocol) tradisional, tapi membuat routing decision berdasarkan path, network policies, dan atau ruleset. BGP versi 4 masih digunakan hingga saat ini . BGP mendukung Class Inter-Domain Routing dan menggunakan route aggregation untuk mengurangi ukuran tabel routing. sejak tahun 1994, BGP-4 telah digunakan di Internet. semua versi dibawahnya sudah tidak digunakan. BGP diciptakan untuk menggantikan protokol routing EGP yang mengijinkan routing secara tersebar sehingga tidak harus mengacu pada satu jaringan backbone saja.

Pengertian OSPF(Open Shortest Path First)

OSPF merupakan sebuah protokol routing berjenis IGP yang hanya dapat bekerja dalam jaringan internal suatu ogranisasi atau perusahaan. Jaringan internal maksudnya adalah jaringan di mana masih memiliki hak untuk menggunakan, mengatur, dan memodifikasinya atau dengan kata lain, masih memiliki hak administrasi terhadap jaringan tersebut. Jika sudah tidak memiliki hak untuk menggunakan dan mengaturnya, maka jaringan tersebut dapat dikategorikan sebagai jaringan eksternal. Selain itu, OSPF juga merupakan routing protokol yang berstandar terbuka. Maksudnya adalah routingprotokol ini bukan ciptaan dari vendor manapun. Dengan demikian, siapapun dapat menggunakannya, perangkat manapun dapat kompatibel dengannya, dan di manapun routing protokol ini dapat diimplementasikan.

OSPF merupakan routing protokol yang menggunakan konsep hirarki routing, artinya OSPF membagi-bagi jaringan menjadi beberapa tingkatan. Tingkatan-tingkatan ini diwujudkan dengan menggunakan sistem pengelompokan area.

OSPF merupakan salah satu routing protokol yang selalu berusaha untuk bekerja demikian. Teknologi yang digunakan oleh routing protokol ini adalah teknologi linkstate yang memang didesain untuk bekerja dengan sangat efisien dalam proses pengiriman update informasi rute. Hal ini membuat routing protokol OSPF menjadi sangat cocok untuk terus dikembangkan menjadi network berskala besar. Pengguna OSPF biasanya adalah para administrator jaringan berskala sedang sampai besar. Jaringan dengan jumlah router lebih dari sepuluh buah, dengan banyak lokasi-lokasi remote yang perlu juga dijangkau dari pusat, dengan jumlah pengguna jaringan lebih dari lima ratus perangkat komputer, mungkin sudah layak menggunakan routing protocol ini.


Cara OSPF Membentuk Hubungan dengan Router Lain

Untuk memulai semua aktivitas OSPF dalam menjalankan pertukaran informasi routing, hal pertama yang harus dilakukannya adalah membentuk sebuah komunikasi dengan para router lain. Router lain yang berhubungan langsung atau yang berada di dalam satu jaringan dengan router OSPF tersebut disebut dengan neighbour router atau router tetangga. Langkah pertama yang harus dilakukan sebuah routerOSPF adalah harus membentuk hubungan dengan neighbor router.

Router OSPF mempunyai sebuah mekanisme untuk dapat menemukan router tetangganya dan dapat membuka hubungan. Mekanisme tersebut disebut dengan istilah Hello protocol. Dalam membentuk hubungan dengan tetangganya, router OSPF akan mengirimkan sebuah paket berukuran kecil secara periodik ke dalam jaringan atau ke sebuah perangkat yang terhubung langsung.


Cara Kerja OSPF

OSPF bekerja dengan sebuah algoritma yang disebut Dijkstra. Pertama, sebuah pohon jalur terpendek (shortest path tre) akan dibangun, dan kemudian routing table akan diisi dengan jalur terbaik yang dihasilkan dari pohon tersebut. OSPF melakukan converge dengan cepat, meskipun tidak secepat EIGRP, dan OSPF mendukung multiple route dengan biaya (cost) yang sama, ketujuan yang sama.


Protocol RIP (Routing Information Protocol)

Protocol routing adalah merupakan aturan yang mempertukarkan informasi routing yang nantinya akan membentuk tabel routing sedangkan routing adalah aksi pengiriman-pengiriman paket data berdasarkan tabel routing tadi.
Semua routing protokol bertujuan mencari rute tersingkat untuk mencapai tujuan. Dan masing-masing protokol mempunyai cara dan metodenya sendiri-sendiri. Secara garis besar, routing protokol dibagi menjadi Interior Routing Protocol dan Exterior Routing Protocol. Keduanya akan diterangkan sebagai berikut :

A. Interior Routing Protocol
Sesuai namanya, interior berarti bagian dalam dan interior routing protocol digunakan dalam sebuah network yang dinamakan autonomus systems (AS) . AS dapat diartikan sebagai sebuah network (bisa besar atau pun kecil) yang berada dalam satu kendali teknik. AS bisa terdiri dari beberapa sub network yang masing-masingnya mempunyai gateway untuk saling berhubungan. Interior routing protocol mempunyai beberapa macam implemantasi protokol.

B. Exterior Protocol
AS merupakan sebuah network dengan sistem policy yang pegang dalam satu pusat kendali. Internet terdiri dari ribuan AS yang saling terhubung. Untuk bisa saling berhubungan antara AS, maka tiap-tiap AS menggunakan exterior protocol untuk pertukaran informasi routingnya. Informasi routing yang dipertukarkan bernama reachability information (informasi keterjangkauan). Tidak banyak router yang menjalankan routing protokol ini. Hanya router utama dari sebuah AS yang menjalankannya. Dan untuk terhubung ke internet setaip AS harus mempunyai nomor sendiri.

Routing Protocol adalah protocol yang digunakan dalam dynamic routing. Secara umum, dynamic routing protocol terbagi atas tiga kategori:

1. Distance Vector.
Distance vector berarti bahwa routing protocol ini dalam menetapkan jalur terbaik (the best path) hanya melibatkan jumlah hop saja (hop count) untuk me-route paket data dari satu alamat network ke alamat network tujuan. Routing protocol ini tidak bisa menganalisis bandwidth. Yang tergolong kategori ini antara lain RIPv1, RIPv2, dan IGRP (Interior Gateway Routing Protocol). Secara umum, yang tergolong dalam kategori ini adalah routing protocol klasik.

2. Link-state.

Pengertian Protocol Osi Layer & TCP/IP

Pengertian protocol
Protocol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras. prinsip dalam membuat protokol ada tiga hal yang harus dipertimbangkan, yaitu efektivitas, kehandalan, dan Kemampuan dalam kondisi gagal di network. Protokol distandarisasi oleh beberapa organisasi yaitu IETF, ETSI, ITU, dan ANSI.
Sebuah protokol dalam sebuah jaringan diantaranya adalah :

  • Melakukan deteksi adanya koneksi fisik atau ada tidaknya komputer / mesin lainnya.
  • Negosiasi berbagai macam karakteristik hubungan.
  • Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan.
  • Bagaimana format pesan yang digunakan.
  • Yang harus dilakukan saat terjadi kerusakan pesan atau pesan yang tidak sempurna.
  • Mendeteksi rugi-rugi pada hubungan jaringan dan langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya.
  • Mengakhiri suatu koneksi.
Pengertian TCP/IP

TCP/IP (Transmission Control Protokol / Internet Protokol ) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja.

Definisi TCP/IP
1. Network interface
berfungsi untuk meletakkan frame – frame jaringan di atas media jaringan yang digunakan. TCP/IP dapat bekerja dengan banyak teknologi transport, mulai dari teknologi transport dalam LAN (seperti halnya Ethernet dan Token Ring), Man dan Wan (seperti halnya dial-up model yang berjalan di atas Public Switched Telephone Network (PSTN), Integrated Services Digital Network (ISDN).

Setting LevelOne WBR-6002

Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah menghubungkan radio level one ke Pc dan menyambungkan kabel LAN.

kemudian atur Local area connection, pilih Internet protocol lalu klik properties dan masukkan
Ip address: 192.168.0.2
Subner mask: 255.255
.255.0
lalu klik ok.
Buka browser internet misalnya internet explorer, mozilla, dll. lalu masukkan web
http://192.168.0.1 pada address bar tersebut, proses ini akan muncul dengan mengisi Admin dan password.













Gambar 0.1
Masukkan username dengan admin dan password isi dengan password.
Lalu kita lanjut dengan memilih LAN dan kita ubah Ip.nya menjadi 192.168.1.3 dan save,

















Gambar 0.2
kemudian pilih wireless lalu options, kita ubah nama SSID masukkan nama terserah anda pada tabel SSID tersebut kemudian klik
konfigurasi SSID 1 ikon untuk mengatur keamanan.

















Gambar 0.3
Lalu kita lanjutkan dengan pilih configuration lalu klik
pilih jenis nirkabel keamanan.
















Gambar 0.4

Kemudian kita pilih WEP dan masukkan key1 untuk keamanan dan klik pada tombol save.















Gambar 0.5
Kemudian kita kembali pada menu wireless dan pilih options, lalu save pada waktu satu pengaturan ini.
















Gambar 0.6
Setelah menyimpan semua pengaturan, klik c pada tombol log
out untuk keluar dari halaman ini.

Untuk memastikan pada pengaturan keamanan yang aktif, kita dapat relog-in lagi untuk melihat pengaturan seperti gambar dibawah ini...
=>Security telah aktif dengan menggunakan WEP, dan dari fungsi keamanan atau security harus dalam keadaan aktif.

Keamanan WEP & WPA










Kelemahan jaringan wireless secara umum dapat dibagi menjadi 2 jenis, yakni kelemahan pada konfigurasi dan kelemahan pada jenis enkripsi yang digunakan.

Berikut adalah kegiatan atau aktifitas yang dilakukan untuk pengamanan jaringan wireless:

  • WEP (Wired Equivalent Privacy)
  • WPA( WI-FI Protected Access)

Untuk Keamanan WEP:

WEP (Wired Equivalent Privacy) adalah suatu metoda pengamanan jaringan nirkabel, disebut juga dengan Shared Key Authentication. Shared Key Authentication adalah metoda otentikasi yang membutuhkan penggunaan WEP. Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan (oleh administrator) ke client maupun access point. Kunci ini harus cocok dari yang diberikan akses point ke client, dengan yang dimasukkan client untuk authentikasi menuju access point, dan WEP mempunyai standar 802.11b.

Proses Shared Key Authentication:

  1. client meminta asosiasi ke access point, langkah ini sama seperti Open System Authentication.
  2. access point mengirimkan text challenge ke client secara transparan.
  3. client akan memberikan respon dengan mengenkripsi text challenge dengan menggunakan kunci WEP dan mengirimkan kembali ke access point.
Fungsi WEP
  • Dapat digunakan untuk verifikasi identitas pada authenticating station.
  • WEP dapat digunakan untuk data encryption.

WEP terdiri dari dua tingkatan, yakni kunci 64 bit, dan 128 bit.

Kelebihan WEP:
Saat user hendak mengkoneksikan, user tidak melakukan perubahan setting apapun, semua serba otomatis, dan saat pertama kali hendak browsing, user akan diminta untuk memasukkan Username dan password.
Hampir semua komponen wireless sudah mendukung protokol ini.

Kelemahan WEP:

  • Masalah kunci yang lemah, algoritma RC4 yang digunakan dapat dipecahkan.
  • WEP menggunakan kunci yang bersifat statis
  • Masalah initialization vector (IV) WEP
  • Masalah integritas pesan Cyclic Redundancy Check (CRC-32)


Untuk Keamanan WPA:

WPA ( WI-FI Protected Access) Suatu sistem yang juga dapat diterapkan untuk mengamankan jaringan nirkabel.

Metoda pengamanan dengan WPA ini diciptakan untuk melengkapi dari sistem yang sebelumnya, yaitu WEP.
Protokol TKIP akan mengambil kunci utama sebagai starting point yang kemudian secara reguler berubah sehingga tidak ada kunci enkripsi yang digunakan dua kali.

Kelebihan WPA:
Meningkatkan enkripsi data dengan teknik Temporal Key Integrity Protocol (TKIP). enkripsi yang digunakan masih sama dengan WEP yaitu RC4, karena pada dasarnya WPA ini merupakan perbaikan dari WEP dan bukan suatu level keamanan yang benar – benar baru, walaupun beberapa device ada yang sudah mendukung enkripsi AES yaitu enkripsi dengan keamanan yang paling tinggi.


Kelemahan WPA:
Kelemahan WPA sampai saat ini adalah proses kalkulasi enkripsi/dekripsi yang lebih lama dan data overhead yang lebih besar. Dengan kata lain, proses transmisi data akan menjadi lebih lambat dibandingkan bila Anda menggunakan protokol WEP belum semua wireless mendukung.

Setting Accespoint Linksys (Tugas Bagian 2)

Cara Setting Accespoint Linksys
Linksys merupakan perangkat wirelles yang bisa digunakan sebagai Acces Point dan Router.


Langkah-langkah setting linksys:

Langkah pertama:

Reset akses point dengan memencet tombol reset di bagian belakang akses poin dan tunggu selama 10 detik, karena supaya settingannya kembali ke default.


Langkah ke2
Selanjutnya setting IP address laptop/PC dengan Default
gatewaynya. untuk IP Default Linksys yaitu 192.168.1.245 atau kalau tidak bisa 192.168.1.1 (karena ada 2 versi IP). kalau sudah sambungkan kabel UTP dari Laptop/PC ini ke akses poin secara langsung.


Langkah ke3
Kemudian kita browsing
cantumkan pada address bar alamat IP AP tersebut 192.168.1.245 atau 192.168.1.1


Langkah ke4
Lalu akan muncul
kotak dialog login, kemudian isikan seperti di bawah ini
Username : (dikosongkan)
Password : admin
Klik OK


Langkah ke5

Setelah itu akan muncul halaman berbasis web dari accesspoint tersebut.


Langkah ke6

Kemudian ganti local IP address AP sesuai dengan IP.


Langkah ke7

Pilihlah DHCP server,enable.

Kemudian masuk network connection > lalu masukan IP address kemudian klik Ok > lalu close.


Langkah ke8

Lalu ganti IP komputer anda.

Langkah ke9

Setelah itu klik wireless – manual – mixed. Lalu masukkan SSID sesuai dengan nama anda. Contoh: Linksys lalu pilih auto (20 MHz or 40 MHz). pilih enable – save setting.


Langkah ke10

Kemudian masuk ke network connection. Setting IP sesuai dengan settingan yang telah dilakukan tadi.


Langkah ke11

Untuk memastikan, masuk ke command promp.
Ketik cmd lalu enter.
Kemudian ketik ipconfig untuk mengetahui alamat IP anda.
Setelah itu ketik ping www.google.com, jika terdapat pesan reply from, maka setting yang kita lakukan telah berhasil.

Followers

Club Cooee
rachmanda by Informatika