Gara-gara Bluetooth, 20 Perusahaan Kena Tuntut

Sebuah perusahaan asal Kanada telah melayangkan tuntutan kepada lebih dari 20 perusahaan teknologi ternama di dunia karena dianggap menyalahgunakan paten Bluetooth.

Perusahaan penyedia teknologi inovasi dan pemilik beberapa lisensi nirkabel yang berbasis di Ottawa WiLAN, tidak hanya menuntut perusahaan ternama asal Amerika, tapi juga Asia. Tuntutan tersebut dilayangkan di pengadilan wilayah Texas.

Dilansir melalui Yahoo News, Jumat (9/4/2010), WiLAN menuduh 20 perusahaan tersebut telah menyalahgunakan paten teknologi Bluetooth yang dimilikinya. Bluetooth sendiri merupakan teknologi sistem komunikasi nirkabel yang memungkinkan adanya interaksi antara dua perangkat atau lebih.

20 perusahaan yang kena tuntut WiLAN kebanyakan merupakan vendor perangkat mobile, seperti Acer, Apple, Atheros, Belkin, Broadcom, D-Link, Dell, Gateway, Hewlett-Packard, Intel, Lenovo, LG, Marvel Semiconductor, Motorola, Personal Communcations Devices, Sony, Texas Instruments, Toshiba dan UTStarcom.

Mereka dianggap telah membuat personal computer, ponsel, dan perangkat lainnya dengan menyematkan teknologi bluetooth tanpa persetujuan WiLAN, yang mengklaim telah memiliki paten atas teknologi tersebut sejak tahun 1996.

WiLAN juga mengklaim, selain paten atas bluetooth, perusahaan itu juga memiliki 800 paten lainnya yang diduga telah dilanggar juga oleh perusahaan-perusahaan IT lain.

0 Response to "Gara-gara Bluetooth, 20 Perusahaan Kena Tuntut"

Posting Komentar

Followers

Club Cooee
rachmanda by Informatika