Radeon HD5830, Satria Merah Digital Alliance

Digital Alliance (DA) memang tidak hanya rajin menggelontorkan kartu grafis dengan Graphics Processing Unit (GPU) dari Nvidia, namun merk Tanah Air itu juga kerap mengadopsi GPU dari AMD. Salah satunya adalah Radeon HD5830, yang tampil bagai ksatria.

Pilihan kartu grafis berbasis directX 11 kini sudah makin beragam, dan harganya pun kian terjangkau. Dengan demikian pengguna makin dimudahkan untuk menentukan pilihan sesuai kebutuhannya.

Kali ini kedatangan salah satu kartu grafis besutan DA yang dibekali dengan GPU Radeon HD5830. Tak berbeda jauh dengan para terdahulunya, kartu grafis ini juga menawarkan performa serta kualitas gambar yang baik.



Performa Handal

Semenjak kemunculan kartu grafis seri HD 4000, AMD memang menawarkan GPU yang sarat dengan fitur menawan seri performa yang baik. Hal tersebut makin diperbaiki dengan kehadiran seri HD5000, termasuk di antaranya HD5830.

Meski hadir sebagai keluarga bungsu dari seri HD5800, bukan berarti membuat produk ini tidak sanggup memainkan game kelas kakap. Untuk menguji ketangguhannya menjajal dengan beberapa game seperti Resident Evil 5.

Hasilnya, meski digeber hingga resolusi 1920 X 1080, kartu grafis ini masih bisa menunjukan taringanya dengan memperoleh rata-rata Frame per Second (FPS) 66. Begitu pun dengan beragam aplikasi benchmark yang berhasil dilaluinya dengan baik.



Pendingin Ampuh yang Terkesan Murahan

Dengan beroperasi pada kecepatan 800Mhz untuk GPU clock dan 1Ghz untuk kecepatan memory clock, membuat Radeon HD5830 membutuhkan pendingin yang mumpuni. Dan hal tersebut sepertinya telah diterapkan DA pada salah satu produknya.

Pendingin yang disertakan pada DA Radeon HD5830 memiliki jumlah heat pipe sebanyak 3 buah. Jadi sudah dapat dipastikan, temperatur pada produk ini bakal terjaga dengan baik.

Bukannya hanya dapat menjaga suhu agar tetap optimal, namun pendingin yang disertakan juga tidak mengeluarkan kebisingan yang mengganggu. Hal ini dikarenakan kipas pada pendinginnya hanya berputar sebesar 56%, itu pun hanya dalam keadaan beban maksimum.

Meski digeber dengan aplikasi yang menguras 'tenaga' GPU, suhu pada produk ini juga tebilang cukup baik. Pengujian yang dilakukan pada ruangan terbuka dan berpendingin AC, suhu produk ini berada pada kisaran 69 derajat.

Meski terbilang memiliki performa yang baik, namun pendingin yang disertakan sangat terlihat sederhana sekali, bahkan terkesan murahan. Tidak ada corak apa pun yang melekat, pengguna hanya menjumpai logo DA sebagai pembesut produk ini.

Hal tersebut memang sedikit disayangkan. Pasalnya, jika dikemas dengan motif lain produk ini bakal tampil lebih mengesankan. Apalagi DA Radeon HD5830 memiliki ukuran yang terbilang bongsor.

Dengan dibanderol pada kisaran harga USD 250, membuat produk ini layak dipertimbangkan ketika pengguna ingin membeli sebuah kartu grafis. Namun apabila pendinginnya dikemas lebih baik, mungkin akan memiliki nilai tersendiri bagi para calon pemiliknya.


Kelebihan:
+ Performa Handal
+ Tidak Panas
+ Tidak Berisik


Kekurangan:
- Pendingin Terkesan Murahan

Hasil Benchmark:
Residet Evil 5 : 66FPS
3D Mark 2006 : 17944
3D Mark Vantage: P13866

Spesifikasi:
Graphics Engine : ATI RADEON HD 5830
Bus Standard : PCI Express 2.0
Video memory : GDDR5 1GB
Core Clock : 800 MHz
Memory Clock : 4.0GHz (1000X 4)
Memory interface : 256 bit
Shader : 1120(Unified)
Resolution Max : 2560 x 1600
Video Out Function : DVI, HDMI, Display Port
HDCP/HDTV/HDMI : Yes, Yes, Yes
Packages : Manual, CD Drivers, 1x DVI Adaptor, DA HD5830 Cards, 1x VGA Pci-e power cables, CrossFire cable.



Sumber dari:
detikINET

0 Response to "Radeon HD5830, Satria Merah Digital Alliance"

Posting Komentar

Followers

Club Cooee
rachmanda by Informatika